16 Desember 2010: Mr. Bean The Movie

Ki pikir, mungkin berbagi tentang keseharian Ki bisa jadi sesuatu yang beda.

Jurnal ini akan berisi tentang keseharian Ki yang apa adanya. Yang berusaha untuk membuat segalanya lucu, menyenangkan, dan bersemangat. =)

Kamis, 16 Desember 2010, ±15.50 WITA

Mr. Bean The Movie! \m/

Ki sukaaa sekali! Biar udah nonton berkali-kali, Ki tetap tidak bosan. Masih tetap seru meski Ki udah apal ceritanya. Dan Ki cukup surprised karena film itu diputer di TV kemarin. =)

Berawal dari Mr. Bean yang (hanya) bersin di depan lukisan Whistler Mother—dan merusaknya—Mr. Bean semakin menambah beban hidup temannya. Padahal lukisan itu adalah benda “sakral” yang menyangkut hidup-mati mereka.

Kalau mau, Mr. Bean bisa saja pulang kembali ke negaranya dan membiarkan temannya itu mati sendirian. Tapi, Mr. Bean tidak sejahat itu. Diam-diam dia memperbaiki lukisan itu dan berhasil! Tidak ada yang mati di antara mereka. Hahaha…

Dari sini, setelah berjuta kali Ki menonton film itu, Ki mengambil kesimpulan.

“Orang ceroboh itu tidak lebih buruk dari orang yang tidak bertanggung jawab.”

-Ki Aori-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s