21 Desember 2010: Harga Kejujuran Naik!

Ki pikir, mungkin berbagi tentang keseharian Ki bisa jadi sesuatu yang beda.

Jurnal ini akan berisi tentang keseharian Ki yang apa adanya. Yang berusaha untuk membuat segalanya lucu, menyenangkan, dan bersemangat. =)

Selasa, 21 Desember 2010, ±09.00 WITA

Heaaah~

Ki tadi sempat galau! Gara-gara ada seseorang yang ngira Ki boong, padahal Ki lagi jujur-jujurnya. Well, singkatnya sih, Ki sedang sakit (serius), tapi karena suatu hal, Ki dikira boong. Yaaahh, gimana mau jelasin kalau Ki benar-benar sakit? Rasa sakit itu ‘kan hanya bisa dirasakan oleh penderitanya sendiri. Nggak semua orang sakit itu harus terkapar tak berdaya—apalagi kalau kita sakit di antara orang-orang kocak, yang membuat kita nggak bisa nggak ketawa. Ketawa itu hasrat yang nggak bisa ditahan, bung! Walau di saat itu, aktifitas ketawa tersebut malah membuat sakit Ki sedikit memarah. –‘

Karena kesel, Ki pun menulis, “Mending boong beneran daripada jujur tapi dikira boong.”

Kebetulan, tulisan itu dilihat oleh beberapa temen Ki yang sedang duduk di sekitar Ki. Dan salah satu di antara mereka menjerit,“Ya ampun, Kii! Mending kamu dikira boong, yang penting kamu jujur!”

Astaghfirullah…

Ki sampe lupa kalau kejujuran itu sangat berarti. Kenapa Ki bisa berpikiran segitu buruk hanya karena Ki kesel?

Maaf, Tuhan… =’(

“Jangan takut jujur. Jujur itu sudah mahal, jangan kamu buat lebih mahal lagi.”

-Ki Aori-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s