5 Januari 2011: Antara Anugerah dan Pidarta

Ki pikir, mungkin berbagi tentang keseharian Ki bisa jadi sesuatu yang beda.

Jurnal ini akan berisi tentang keseharian Ki yang apa adanya. Yang berusaha untuk membuat segalanya lucu, menyenangkan, dan bersemangat. =)

Rabu, 5 Januari 2011, ±15.15 WITA

Rrr~

Sebenarnya hari ini Ki punya tugas Bahasa Bali: menghapalkan pidarta (pidato Bahasa Bali) dan menyampaikan pidarta tersebut di depan kelas. Tapi Ki belum hapal benar. Yah, kurang lebih karena kejadian kemarin malem.

Ehem.

Jadi, kemarin, sekitar jam 10.00 malem, saat Ki mau menghapalkan pidarta (©2010), Ki tidak menemukan naskah pidarta tersebut! Jeng jreeeng! Awalnya, Ki lumayan panik karena Ki jadi tidak siap untuk menghadapi tugas di depan kelas itu. Bencana!

Tapi sejenak kemudian, Ki mengambil hikmahnya: waktu yang seharusnya Ki pakai untuk menghapalkan pidarta tersebut bisa Ki jadikan sebagai waktu tidur. Jadi, Ki bisa tidur lebih awal.

Yey~! Anugerah bagi orang santai yang hobi tidur macam Ki. =D

“Anugerah bisa datang dalam bentuk apa saja. Tergantung apakah kamu menyadarinya atau tidak.”

-Ki Aori-

Nb: Tidak lama setelah itu, Ki menemukan naskah pidarta tersebut sedang terselip di salah satu buku catatan lama. Mau tidak mau, Ki menghapalkan pidarta sebisanya. Yah, mungkin itu juga merupakan anugerah bagi pelajar yang (seharusnya) teladan. =P

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s