18 Januari 2011: Maaf dan Kamu

Selasa, 18 Januari 2011, ±18.45 WITA

Kapan kamu mengatakan “maaf”?

Setelah kamu melakukan kesalahan atau setelah kamu menyadari kesalahanmu?

Mengapa kamu meminta maaf?

Karena kamu merasa wajib melakukannya atau memang karena kamu merasa bersalah?

Nobody’s perfect. Siapa saja bisa melakukan kesalahan. Bila kita bisa melihat dan mengakui kesalahan orang lain, kita juga harus bisa melihat, menerima, dan mengakui kesalahan kita sendiri.

Di hari-hari yang selalu datang, di setiap detik yang berlalu, di sepanjang jalan yang kita lewati, kita sudah semakin tua—karena waktu tidak akan kembali. Masih ingin mengulang kesalahan dan malas mengatakan “maaf” di “hari tua”-mu? =)

“Semua orang bisa menua, tapi tidak semua orang bisa menjadi dewasa.”

-Ki Aori-

4 thoughts on “18 Januari 2011: Maaf dan Kamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s