15 Juni 2011: Tips Bertahan Menunggu

Ki pikir, mungkin berbagi tentang keseharian Ki bisa jadi sesuatu yang beda.

Jurnal ini akan berisi tentang keseharian Ki yang apa adanya. Yang berusaha untuk membuat segalanya lucu, menyenangkan, dan bersemangat. =)

Rabu, 15 Juni 2011, ±13.13 WITA

Bagaimana rasanya bila harus menunggu seorang teman di suatu tempat tapi teman itu telat? Mungkin ada yang langsung pergi dari tempat perjanjian tersebut karena tidak tahan menunggu. Tapi bagaimana kalau kasusnya seperti Ki? Ki harus menunggu masa-masa ujian selesai demi menonton Sponge Bob dengan tenang! Kalau Ki tidak tahan menunggu, apakah Ki harus putus sekolah? Tidak mungkin, ‘kan?

Dari pengalaman itu, Ki jadi tau beberapa tips untuk bertahan menunggu. Tentu yang pertama, niat. Tanpa niat, semua akan mustahil terjadi, walaupun niat itu atas dasar terpaksa.

Dan yang ke-dua, coba pikirkan perasaan orang lain bila kita tidak tahan menunggu. Contoh, kita berjanji di suatu tempat dengan seorang teman, tapi teman kita terlambat dan kita meninggalkannya. Mungkin kita berpikir, dengan demikian, teman kita bisa kapok. Tapi bagaimana bila ternyata dia jadi sakit hati? Bisa jadi susah urusannya. =S

Yang ke-tiga, coba pikirkan hal-hal yang menyenangkan bila kita sabar menunggu. Contohnya, bila bis yang kita tunggu tidak kunjung datang, jangan hanya mengumpat. Selain bisa nambah dosa, bisa juga buat orang-orang di sekitar jadi ilfil. Coba ganti umpatan itu dengan bayangan-bayangan yang menyenangkan, seperti: “Ah, kalau bisnya datang dan aku sampe di rumah, aku mau tidur” atau “Kalau udah di rumah, aku mau main game”. Bayangan-bayangan seperti itu bisa membuat kita lebih semangat menunggu. =)

Ke-empat, hindari memandangi satu objek yang sama secara terus-menerus. Seperti melihat jam tangan terus akan membuat kita bosan dan waktu jadi terasa lebih lama berjalan. Coba pandangi subjek yang bergerak, seperti cowok cakep atau cewek cantik yang lagi mondar-mandir. Hihihihihii~

Terakhir, yang ke-lima, naik haji bila mampu… eh, salah! Cari kesibukan selama menunggu! Diambil dari penantian Ki yang ingin menonton Sponge Bob dengan tenang, pikiran Ki terfokus pada ujian-ujian yang akan datang. Ki jadi sibuk belajar dan itu yang membuat Ki bisa tidak terlalu memikirkan Sponge Bob.

Kita ambil contoh, bila kita tau nanti siang kita akan menunggu bis di halte, lebih baik kita membawa “perkakas” dari rumah. Bagi yang suka baca, bawa komik atau novel. Bagi yang suka gambar, bawa kertas dan peralatan menggambar. Kalau ada yang suka nyanyi, coba bawa mike. Sapa tau pas nyanyi di halte nanti, ada yang lempar recehan. Hihii~

Well, itu tips-tips dari Ki. Semoga bisa membantu! =D

Salam menunggu!

-Ki Aori-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s