26 Juni 2011: Tips Menjadi Rajin

Ki pikir, mungkin berbagi tentang keseharian Ki bisa jadi sesuatu yang beda.

Jurnal ini akan berisi tentang keseharian Ki yang apa adanya. Yang berusaha untuk membuat segalanya lucu, menyenangkan, dan bersemangat. =)

Minggu, 26 Juni 2011, ±21.00 WITA

Pas SMP, kakak Ki memberikan kura-kura brazil sebagai kado ulang tahun Ki. Wao! Ki rasa, itulah kado dari kakak Ki yang paling hebat selama ini! (Karena selama ini, kakak Ki memang hanya sekali saja membelikan Ki kado. =P)

Ki suka kura-kura karena kura-kura itu simple. Dia tidak perlu lahan yang luas, pada dasarnya memang membutuhkan kandang, sehingga dia tidak mengotori lantai rumah. Untuk makanannya juga tidak susah dan dia tidak berisik.

Kura-kura brazil yang merupakan kura-kura air itu Ki namakan Orhu. Saat ini, Orhu sudah cukup besar. Kandang yang Ki pakai adalah bekas laci dan Ki beri air sedikit, jadi air itu hanya sampai ke tempurungnya. Karena airnya yang sedikit, Orhu jadi tidak pernah berenang.

Nah, tiga hari yang lalu, ada seseorang yang menanyakan, “Kok, airnya sedikit banget?”

Ki pun berpikir ulang dan ternyata alasan Ki cukup banyak!

Air yang sedikit membuat kandangnya tidak terlalu berat, sehingga Ki tidak malas untuk mengangkutnya setiap hari untuk mengganti airnya yang kotor.

Bila airnya banyak sampai menutupi tempurungnya, maka Ki harus menjemurnya setiap hari. Mandi saja kadang-kadang Ki malas, apalagi harus menjemur kura-kura setiap hari!

Seharusnya, bila airnya memang banyak, harus disediakan bebatuan atau yang semacamnya di kandang agar kura-kura yang lelah berenang bisa naik ke atasnya. Tapi Ki pasti malas kalau lagi-lagi harus membersihkan bebatuan atau alas tersebut. Lagian, kalau diberi bebatuan, Orhu bisa loncat keluar kandang!

Oh, ya! Kandang Orhu yang polos tanpa kerikil dan mainan juga rasanya bagus untuk dirinya sendiri. Kenapa? Karena itu berarti, dia terhindar dari bahaya kerikil yang tertelan. Lagipula, air yang sedikit bisa menghindarkan dia dari paru-paru basah. Bila hewan peliharaan kita sehat, kita juga jadi tidak perlu repot, ‘kan? Hehe… =P

Jadi, dari alasan-alasan itu, Ki menyimpulkan,

“Bila ingin rajin, ketahuilah apa yang membuat kita semangat dan apa yang membuat kita malas.”

Lakukan apa yang bisa menyemangati kita dan hindari apa yang bisa membuat kita malas.

Well, selamat mencoba menjadi orang rajin! =)

-Ki Aori-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s